Rabu, 23 Maret 2011

Kejujuran

Arti jujur
 
Jujur jika diartikan secara baku adalah "mengakui, berkata atau memberikan suatu informasi yang sesuai kenyataan dan kebenaran". Dalam praktek dan penerapannya, secara hukum tingkat kejujuran seseorang biasanya dinilai dari ketepatan pengakuan atau apa yang dibicarakan seseorang dengan kebenaran dan kenyataan yang terjadi. Bila berpatokan pada arti kata yang baku dan harafiah maka jika seseorang berkata tidak sesuai dengan kebenaran dan kenyataan atau tidak mengakui suatu hal sesuai yang sebenarnya, orang tersebut sudah dapat dianggap atau dinilai tidak jujur, menipu, mungkir, berbohong, munafik atau lainnya.
 

Kenapa harus jujur?
 
Saya sering mendengar orang tua menasehati anak supaya harus menjadi orang yang jujur. Dalam mendidik dan memotivasi supaya seorang anak menjadi orang yang jujur, kerap kali dikemukakan bahwa menjadi orang jujur itu sangat baik, akan dipercaya orang, akan disayang orang tua, dan bahkan mungkin sering dikatakan bahwa kalau jujur akan disayang/dikasihi oleh Tuhan. Tapi setelah mencoba merenungkan dan menyelami permasalahan kejujuran ini, saya masih merasa tidak mengerti: "Kenapa jadi orang harus jujur?"
 
Umumnya jawaban yang saya dapat adalah bahwa kejujuran adalah hal yang sangat baik dan positif, dan kadang saya juga mendapat jawaban bahwa "Pokoknya jadi orang harus jujur!"
 
Jawaban-jawaban tersebut sampai saat ini memang sudah saya anggap "benar", tapi saya masih selalu tergelitik untuk terus mempertanyakan: "Kenapa orang harus jujur? Apakah baik dan positifnya? Lalu bagaimana juga jika dikaitkan dengan proses kehidupan kita?"
 

Bagaimana bersikap jujur
 
Selain pertanyaan - pertanyaan diatas, selanjutnya dalam benak saya timbul pertanyaan: " Bagaimanakah kejujuran itu dapat dipraktekkan dalam sehari-hari, serta bagaimanakah sikap kita sebagai (dibaca: agar dapat menjadi) seorang yang jujur?"
 
  • Apakah kita sama sekali tidak boleh berbohong?
  • Dan mungkinkah kita selalu jujur dalam kehidupan sehari-hari ini?
  • Ataukah masih ada toleransi bagi kita untuk berbohong dalam hal-hal tertentu atau demi kepentingan tertentu?
Nah, sekali lagi saya mengajak para pembaca untuk merenungkannya bersama!

Kebebasan Remaja

Pada usia remaja sangat memerlukan kebebasan emosional dan material. Kematangan dalam bidang fisikal atau tubuh mendorong remaja untuk berdikari dan bebas dalam mengambil keputusan untuk dirinya sehingga remaja terlepas dari emosi ibu bapa dan keluarga.Ibu bapa tidak memahami keinginan yang tersimpan di dalam jiwa remaja, sehingga membatasi sikap, keperibadian dan tindakan-tindakan mereka, dengan alasan merasa belas kasihan dan lain-lain. Dengan cara ibu bapa sedemikian remaja merasa dirinya tidak dipercayai oleh orang tuanya, akibatnya remaja yang tidak memahami akan hakikat dirinya sendiri akan memberontak dan melawan kepada kedua ibu bapak.
Remaja yang betanggung jawab akan mengerti bahwa rasa kebebasan yang timbul dari dalam dirinya itu bukan selamanya harus dituruti, tetapi harus diatasi dengan cara yang bijaksana. Memang betul dalam satu sisi remaja memerlukan kebebasan untuk menentukan keputusannya, namun dari sisi lain remaja masih memerlukan orang tua untuk membimbing dan memberi tunjuk ajar kepadanya. Jadi berfikirlah secara positif agar tuntutan dalam diri itu tidak mengalahkan tuntutan dan kehendak mulia orang tua terhadap diri anaknya. Jika ini dapat diatur secara efektif maka tidak akan timbul konflik kejiwaan dalam diri seorang remaja.

Kehidupan Remaja

Nongkrong? Mungkin itu adalah kata yang sangat lumrah bagi anak muda jaman sekarang. Kehidupan anak muda jaman sekarang sudah berbeda dari anak jaman dulu, ya contohnya seperti pergi ke mal bersama teman-teman tanpa sepengetahuan orang tua.

Bagi saya sendiri remaja merupakan masa-masa yang sangat menyenangkan dan susah untuk terlupakan, karena kita dapat bergaul dan berteman dengan banyak orang.

Dan satu hal yang menurut saya unik pada saat remaja adalah mulainya timbul ketertarikan pada lawan jenis, yah itu bagi saya merupakan hal yang biasa lah, tapi tidak sampai ke hal yang berlebihan. Dalam mengisi waktu luang remaja juga sering mengisinya dengan hal hal yang kreatif, tetapi ada juga yang salah menggunakannya seperti tawuran antar sekolah, narkoba dan pergaulan bebas. Tetapi bagi saya dalam mengisi waktu luang kita dapat melakukan hal-hal yang bermanfaat seperti bermain musik, berolahraga, bahkan membuat karya sastra, seperti membuat cerpen, puisi, ataupun novel sekalipun.

Saya sendiri tertarik dalam bermain musik, berolahraga, yah hitung-hitung mengisi waktu luang lah. Daripada melakukan hal-hal yang kurang bermanfaat, lebih baik kita isi masa remaja ini dengan hal-hal positif dan bermanfaat.

Sabtu, 18 Desember 2010

Perubahan Kebudayaan

perubahan kebudayaan



Perubahan Kebudayaan adalah perubahan yang terjadi akibat adanya ketidaksesuaian diantara unsure-unsur kebudayaan yang saling berbeda sehingga terjadi keadaan yang tidak serasi fungsinya bagi kehidupan.
Definisi-definisi perubahan kebudayaan banyak diutarakan pada sarjana sosiologi dan antropologi antara lain :
a. John Lewis Gilin dan John Philip Gilin
Perubahan kebudayaan adalah suatu variasi dari cara-cara hidup yang diterima yang disebabkan oleh perubahan-perubahan kondisi geografi, kebudayaan material, komposisi penduduk,ideology,maupun karena adanya difusi dan penemuan baru dalam masyarakat tersebut.
b. Samuel Koening
Perubahan kebudayaan menunjuk pada modifikasi-modifikasi yang terjadi dalam pola-pola kehiudpan manusia. Modifikasi-modifikasi tersebut terjadi karena sebab-sebab internal maupun eksternal.
c. Seo Sumardjan
Perubahan kebudayaan adalah segala perubahan pada lembaga-lembaga keasyarakatan didalam suatu masyarakat yang mempengaruhi system sosialnya, termasuk didalamnya nilai-niali, sikap dan pola-pola berperilaku diantara kelompok-kelompok dalam masyarakat.
d. KIgssley Davis
Perubahan kebudayaan adalah peruabahan yang terjadi dalam struktur masyarakat.
v  Ada juga  faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan kebudayaan :
1.       Faktor intern
·           Perubahan Demografis
Perubahan demografis disuatu daerah biasanya cenderung terus bertambah, akan mengakibatkan terjadinya perubahan diberbagai sektor kehidupan, c/o: bidang perekonomian, pertambahan penduduk akan mempengaruhi persedian kebutuhan pangan, sandang, dan papan.
·         Konflik social
Konflik social dapat mempengaruhi terjadinya perubahan kebudayaan dalam suatu masyarakat. c/o: konflik kepentingan antara kaum pendatang dengan penduduk setempat didaerah transmigrasi, untuk mengatasinya pemerintah mengikutsertakan penduduk setempat dalam program pembangunan bersama-sama para transmigran.
·         Bencana alam
Bencana alam yang menimpa masyarakat dapat mempngaruhi perubahan c/o; bencana banjir, longsor, letusan gunung berapi masyarkat akan dievakuasi dan dipindahkan ketempat yang baru, disanalah mereka harus beradaptasi dengan kondisi lingkungan dan budaya setempat sehingga terjadi proses asimilasi maupun akulturasi.
·            Perubahan lingkungan alam
Perubahan lingkungan ada beberapa faktor misalnya pendangkalan muara sungai yang membentuk delta, rusaknya hutan karena erosi atau perubahan iklim sehingga membentuk tegalan. Perubahan demikian dapat mengubah kebudayaan hal ini disebabkan karena kebudayaan mempunyai daya adaptasi dengan lingkungan setempat.

Perubahan Kebudayaan

perubahan kebudayaan



Perubahan Kebudayaan adalah perubahan yang terjadi akibat adanya ketidaksesuaian diantara unsure-unsur kebudayaan yang saling berbeda sehingga terjadi keadaan yang tidak serasi fungsinya bagi kehidupan.
Definisi-definisi perubahan kebudayaan banyak diutarakan pada sarjana sosiologi dan antropologi antara lain :
a. John Lewis Gilin dan John Philip Gilin
Perubahan kebudayaan adalah suatu variasi dari cara-cara hidup yang diterima yang disebabkan oleh perubahan-perubahan kondisi geografi, kebudayaan material, komposisi penduduk,ideology,maupun karena adanya difusi dan penemuan baru dalam masyarakat tersebut.
b. Samuel Koening
Perubahan kebudayaan menunjuk pada modifikasi-modifikasi yang terjadi dalam pola-pola kehiudpan manusia. Modifikasi-modifikasi tersebut terjadi karena sebab-sebab internal maupun eksternal.
c. Seo Sumardjan
Perubahan kebudayaan adalah segala perubahan pada lembaga-lembaga keasyarakatan didalam suatu masyarakat yang mempengaruhi system sosialnya, termasuk didalamnya nilai-niali, sikap dan pola-pola berperilaku diantara kelompok-kelompok dalam masyarakat.
d. KIgssley Davis
Perubahan kebudayaan adalah peruabahan yang terjadi dalam struktur masyarakat.
v  Ada juga  faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan kebudayaan :
1.       Faktor intern
·           Perubahan Demografis
Perubahan demografis disuatu daerah biasanya cenderung terus bertambah, akan mengakibatkan terjadinya perubahan diberbagai sektor kehidupan, c/o: bidang perekonomian, pertambahan penduduk akan mempengaruhi persedian kebutuhan pangan, sandang, dan papan.
·         Konflik social
Konflik social dapat mempengaruhi terjadinya perubahan kebudayaan dalam suatu masyarakat. c/o: konflik kepentingan antara kaum pendatang dengan penduduk setempat didaerah transmigrasi, untuk mengatasinya pemerintah mengikutsertakan penduduk setempat dalam program pembangunan bersama-sama para transmigran.
·         Bencana alam
Bencana alam yang menimpa masyarakat dapat mempngaruhi perubahan c/o; bencana banjir, longsor, letusan gunung berapi masyarkat akan dievakuasi dan dipindahkan ketempat yang baru, disanalah mereka harus beradaptasi dengan kondisi lingkungan dan budaya setempat sehingga terjadi proses asimilasi maupun akulturasi.
·            Perubahan lingkungan alam
Perubahan lingkungan ada beberapa faktor misalnya pendangkalan muara sungai yang membentuk delta, rusaknya hutan karena erosi atau perubahan iklim sehingga membentuk tegalan. Perubahan demikian dapat mengubah kebudayaan hal ini disebabkan karena kebudayaan mempunyai daya adaptasi dengan lingkungan setempat.

Budaya Bangsa Timur

Budaya Bangsa Timur

Menurut pengetahuan yang saya ketahui tentang budaya bangsa timur adalah bangsa yang sangat taat terhadap peraturan, norma, adat-istiadat, toleransi dan kemasyarakatan untuk saling tolong-menolong yang sangat tinggi. Terutama di negara Indonesia ini, bangsa kita adalah bangsa yang memiliki banyak suku, budaya, agama, kebudayaan, kepercayaan, serta perilaku yang berbeda-beda pula, yang selalu taat terhadap aturan dan norma yang berlaku sebagai bangsa timur yang sopan dan ramah serta tamah. Yang cendrung masih terikat dan mengikuti tradisi nenek moyang.
 
Dilihat dari segi apa pun, bangsa timur sangatlah berbeda jika dibandingkan dengan bangsa barat. Bangsa barat adalah bangsa yang sangat menyukai kebebasan yang tidak terkait dengan suatu aturan atau budaya dan norma tertentu. Mereka dapat mengekspresikan diri sebebas mungkin tanpa ada pandangan negatif dari adanya budaya dan norma. Dan mereka lebih memilih kebebasan dan tidak ingin terkait dalam adanya suatu aturan. Berbeda halnya dengan buda timur yang masih memegang teguh tradisi nenek moyang yang mengutamakan kesopanan.

Sekarang ini bangsa timur dan bangsa barat sudah dapat berinteraksi terbuka karena adanya Globalisasi  yang menghubungkan antara bangsa timur dan barat, sehingga bangsa timur pun sekarang ini dapat lebih mudah berinteraksi dengan bangsa barat dan hal ini membuat bangsa timur memulai mengikuti gaya hidup ala gaya hidup bangsa barat. Mereka pun sedikit demi sedikit mulai lupa dengan budaya bangsa timur yang selalu taat terhadap norma dan budaya, mereka mulai hidup dengan mengikuti gaya budaya bangsa barat yang sangat di kenal bebas dan tidak adanya aturan norma atau budaya. sehingga bangsa timur terpengaruh dan ini akan mengakibatkan hilangnya keaslian dari budaya bangsa timur tersebut.


Oleh karena itu mulai saat ini kita sebagai anak muda penerus bangsa harus dapat menjaga budaya dan norma yang sudah kita miliki agar saat terjadinya globalisasi besar-besaran nantinya kita dapat berpegang teguh terhadap norma dan budaya kita dan tidak dapat mudah terpengaruh terhadap norma dan budaya bangsa barat. kita haru menanamkan pada diri kita rasa cinta terhadap budaya bangsa timur yang selalu taat terhadap peraturan, norma, budaya, dan sebagainya sebagai bangsa timur yang baik, serta kita mewariskan juga kebudayaan bangsa timur ini kepada keturunan atau penerus kita nanti agar mereka juga mengetahui apa saja kebudayan bangsa timur, adat, norma dan sebagainya untuk selalu di lestarikan.

Kasih


KASIH TERHADAP SIAPA PUN

Kasih, kasih tidak memandang siapapun dan apapun, kasih juga tidak bias dibayar dan dinilai dengan apapun, kasih itu dapat dirasakan oleh siapapun juga. Dan kasih dapat memberikan kedamaian, keindahan, dan ketentraman bagi setiap orang yang merasakan kasih sejati yang tulus dari dalam hati.
Kasih itu adalah bagaimana kita member yang terbaik bagi orang lain, baik itu membahagiakan, menyenangkan, tidak merebut dan merusak kebahagiaannya, serta membuka pintu hati untuk orang lain. Makna lain dari kasih adalah sebuah kata yang indah untuk dikatakan, kasih itu berada dihati terdalam setiap manusia, kata-kata kasih yang lahir dari sanubari ini bias membersihkan dan mensucikan hati. Kasih adalah suatu perasaan yang dalam dari cinta, karena kalau seseorang sudah mengasihi orang lain, maka dengan otomatis dia pun juga akan mencintainya. Kasih juga berarti memberi atau menolong dengan sepenuh hati tanpa mengharapkan imbalan apapun. 
Perasaan kasih dapat dimiliki oleh siapa saja dan tidak memandang usia ataupun jenis kelamin, bahkan dari saat seseorang masih balita pun dia sidah bias merasakan kasih dan mengasihi. Karena saat masa itulah dia merasakan keseluruhan kasih yang diberikan oleh kedua orang tua serta orang-orang disekitarnya, dengan otomatis dia pun akan merespon rasa kasih saying tersebut dengan juga mengasihi mereka.
Tindakan kasih juga bias ditunjukan kepada sesama yang sedang tertimpa musibah, sebagai contoh kita bisa memberikan bantuan seperti uang, baju bekas, doa, bahkan menyumbangkan tenaga untuk ikut membantu menjadi relawan didaerah bencana, semua itu kita lakukan atas dasar kasih kita untuk menolong dan membantu sesama.
Intinya kasih itu bukanlah hal yang dapat diukur dari seberapa besar kita melakukan sesuatu atau member sesuatu kepada orang lain, tapi kasih yang sebenarnya adalah apa yang telah kita lakukan dan kita berikan tersebut bias membuat orang lain menjadi senang dan bahagia.